:
Tips dan Trik Membeli Mobil Bekas

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!
..:: WELCOME TO THE R.I.A.N.N.A'S BLOG FOREVER ::.. ..:: HAVE A NICE BLOGGING ::.. ..:: THREE CHEERS FOR R.I.A.N.N.A S.O.U.L ::.. ..:: WHAT THE FUCK WITH YOU ::.. <<< THANKSGIVING >>>

Selasa, 02 Agustus 2011

Tips dan Trik Membeli Mobil Bekas

MENCARI informasi penjualan mobil bekas melalui Surat kabar, rasanya menjadi kegiatan paling sering dilakukan konsumen perkotaan. Langsung datang ke dealer mobil bekas memang tak ada salahnya. Tapi, bila ingin membeli mobil langsung dari pemilik, jelas perlu memanfaatkan iklan koran.
Sedikitnya ada delapan pertanyaan wajib yang harus disampaikan kepada penjual, sebelum Anda membeli mobil bekas:

1. Apa Warna Mobilnya?

Warna mobil sangat penting. Pertanyaan itu rasanya juga tepat untuk membuka komunikasi dan melanjutkan dengan pertanyaan wajib selanjutnya. Apakah bodi masih utuh dan ada variasi yang menarik, adalah pertanyaan lanjutan yang umum ditanyakan. Termasuk kondisi ban dan komponen lainnya bisa langsung menyambung pertanyaan pertama ini.
2. Apa Saja Perlengkapan Utamanya?

Pertanyaan ini sebetulnya mengarah kepada informasi kondisi perlengkapan standar mobil bersangkutan. Anda bisa Baja menyatakan,versi tiga pintu atau empat pintu, bila misalnya hendak membeli Suzuki Amenity. Termasuk juga, sistem transmisinya, manual atau otomatis. Fungsi AC, sound system, dan lainnya masuk dalam kaitan Pertanyaan ini.
3. Apakah Mobil Dimiliki Sejak Baru?

Ini dapat ditanyakan setelah memutuskan untuk melihat langsung mobil bersangkutan. Informasi itu berkait dengan seiarah perawatan mobil bersangkutan. Termasuk seberapa banyak pemilik mobil sebelum akhirnya berada di hadapan Anda. Pikirkan, bila ternyata mobil telah berpindah empat pemilik dalam dua tahun, misalnya.
4. Apakah Mobil Dipakai Sendiri atau Dikemudikan Sopir?

Ini penting, karena semakin banyak mobil berganti pengemudi akan banyak resikonya. Pertanyaan ini sebetulnya bisa mengarah pada apakah mobil bersangkutan sering digunakan para remaja — bisa saja anak dari penjualnya. Mobil yang sering dipakai remaja, tentu akan lebih berisiko.
5. Sudah Berapa Kilometer Mobil Jalan?

Tanyakan mengapa mobil berjalan lebih 20.000 km atau (mungkin saja) kurang dari 5.000 km dalam setahunnya. Ini dapat Anda hitung menggunakan pembagian angka yang tertera pada odometer dengan tahun produksi. Kalau km mobil tinggi karena jarak rumah dan tempat kerja pemilik cukup jauh, boleh jadi pilihan. Soalnya keadaan ini akan lebih baik, dibanding mobil yang lebih sering digunakan kelluar masuk perkampungan dengan kondisi jalan yang buruk. Namun bila jumlah km amat tinggi, anda harus mewaspadainya.
6. Mobil Sudah Pernah Mengalami Kecelakaan?

Bila mengakuinya dan bisa saja akibat serempetan kecil, tanyakan proses reparasinya dan biaya serta bengkel yang dipilih untuk memperbaiki mobil bersangkutan. Setelah pengakuan ini, Anda memang perlu lebih detail memperhatikan keutuhan bodi, khususnya bagian sudut mobil bersangkutan.
7. Apakah Memiliki Buku Catatan Servis?

Mobil yang mendapat perawatan balk, adalah yang memiliki buku catatan servis. Bila tidak dan pemilik mengakui biasanya menggunakan jasa bengkel `kaki lima’, wajib untuk mewaspdai keaslian komponen dan sistem kerja mesin dan elektrik serta bagian lain mobil tersebut.
8. Mengapa Mobil Dijual?

Ini menjadi pertanyaan terakhir yang rasanya naif. Tetapi, dapat digunakan untuk memperkirakan kondisi mobil bersangkutan. Tinggalkan mobil, kalau penjelasannya terasa bertele-tele dan mengelak dari sesuatu yang buruk.
Penting!
Ada 2 hal penting yang harus diperhatikan kalau kita hendak membeli mobil bekas yakni: Surat Dokumen Kendaraan dan kendaraan itu sendiri. Tentang Surat Dokumen Kendaraan, harus diperhatikan dan diperiksa bahwa seluruhnya
adalah asli dan sah (BPKB, STNK, Faktur dan dokumen lainnya). Tentu saja anda harus memilih dealer terpercaya, yang bisa menjamin keabsahan sura-surat ini.
Tentang mobil sendiri, ada beberapa tips untuk pengecekan yaitu:
1. Mesin

Bukalah kap mesin dan periksalah semua bagian dengan teliti. Hidupkan mesin, bila mesin baik, lampu indikator tekanan oli akan segera mati dan bunyinya terdengar rata. Perhatikan juga asap Knalpot, bila berwarna biru atau hitam berarti tidak beres.
2. Body/Chasis
Naikkan salah satu roda ke tempat yang lebih tinggi, misalnya trotoar. Buka dan tutup semua pintu. Bila tidak bisa menutup dengan sempurna kemungkinan besar pernah mengalami benturan/tabrakan.
3. Kerusakan dan Karat

Periksa permukaan mobil yang tidak rata. Benturan keras bisa meninggalkan bekas menggangu penampilan. Cek juga bagian yang rawan karat: talang air (atap), jendela-jendela dan pintu, di atas kaca spion dan antena radio, dibalik lis, sekitar lampu (depan dan belakang) bagian dalam spakbor, bawah belakang dan knalpot, bawah karpet bagasi.
4. Suspensi

Tekan Masing-masing sisi mobil kebawah secara bergantian. Sisi yang ditekan harus naik lebih tinggi dari posisi semula dan turun lagi ke posisi saat di tekan.
5. Ban
Perhatikan ban yang aus. Permukaan ban yang tidak rata menunjukkan ketidakberesan, baik di bagian roda maupun mekanisme suspensi.
Sumber: 150 Tips Perawatan Mobil Dan Seputar Kenyamanan Berkendaraan (Tahta TN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar