:
direct object and indirect object

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!
..:: WELCOME TO THE R.I.A.N.N.A'S BLOG FOREVER ::.. ..:: HAVE A NICE BLOGGING ::.. ..:: THREE CHEERS FOR R.I.A.N.N.A S.O.U.L ::.. ..:: WHAT THE FUCK WITH YOU ::.. <<< THANKSGIVING >>>

Sabtu, 19 Maret 2011

direct object and indirect object

Direct Object

Direct Object adalah penderita langsung dari suatu tindakan di dalam satu kalimat. Contohnya, He hits the ball. Namun kita harus berhati-hati untuk membedakan antara Direct Object dengan Object Complement.
Perhatikan contoh berikut ini:
  • They named their daughter Elizabeth.
Dalam kalimat ini, “daughter” adalah Direct Object dan “Elizabeth” adalah Object Complement, yang menggambarkan atau memberikan penjelasan dari direct object-nya.

Indirect Object

Indirect Object mengindentifikasikan untuk siapa tindakan tersebut dilakukan. Direct dan Indirect Object dapat berupa orang, tempat, atau sesuatu yang berbeda.
Perhatikan kembali contoh berikut ini untuk membedakan antara direct dan indirect object. Yang bercetak tebal adalah Direct Object dan yang bercetak miring adalah Indirect Object.
  • The teacher gives his students A’s.
  • Grandfather left Melissa all his money.
Indirect Object dapat digunakan dalam beberapa cara seperti berikut ini:
  • Lend me some money (Lend some money to me)
  • Make me a cup of coffee (Make a cup of coffee for me)
Pola-pola Untuk Menempatkan Direct dan Indirect Object.

Pola A

  • I give him an apple
Pola B
  • I give an apple to him.
Pola C
  • I bought a car for her. (= I bought her a car)
Kata Kerja yang digunakan untuk Pola A dan B adalah:
Write, read, show, teach, tell, sell, send, leng, bring, take, pass, give
Kata Kerja yang digunakan untuk Pola A dan C adalah:
Buy, get, make, find, do, bake, cash, save
Kata Kerja yang digunakan untuk Pola A saja adalah:
Ask, cost, charge, wish.
Kata Kerja yang digunakan untuk Pola B saja adalah:
Explain, announce, describe, introduce, mention, prove, repeat, say, speak, report
Kata kerja yang digunakan untuk Pola C saja adalah:
Open, answer, close, change, pronounce, prescribe
(Ketika dipakai dengan for, berarti artinya sama dengan “untuk kepentingan”)
Kata Kerja Untuk Semua Pola
Sing
Kata kerja yang tidak dapat digunakan untuk semua pola (Kata Kerja Intransitive)
Eat, sleep, boil, etc.

4. Complement
Complement (pelengkap) adalah kata yang melengkapi maksud dari kata kerja (predikat) dalam suatu kalimat.
Dalam Bahasa Inggris, complement dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
  • Subjective Complement, yaitu kata yang melengkapi subjek dari sebuah kalimat.
  • Objective Complement, yaitu kata yang melengkapi objek dari sebuah kalimat.
Kata-kata umum yang dapat dinyatakan sebagai Complement adalah:
  • Adjectives
  • Nouns
  • Prepositions with Object
  • Adverbs
Complement sangat diperlukan oleh:
Transitive Verbs (Kata Kerja yang membutuhkan objek) read, write, make, invite, dll.
  • The news makes me upset. (upset = Objective Complement)
  • The King appointed Pak Belalang his Royal Astrologer. (his Royal Astrologer = Objective Complement)
  • They voted me chairman. (chairman = Objective Complement)
Intransitive Verbs (Kata Kerja yang tidak membutuhkan objek) seperti boil, walk, sleep, dll.
  • He grew happier gradually (happier = Subjective Complement)
  • They came here yesterday. (here = Subjective Complement)
  • You look beautiful. (beautiful = Subjective Complement)
Linking Verbs
  • She is a nurse (a nurse = Subjective Complement)
  • The game is now over (now = Subjective Complement)
  • The coffee is too hot to drink. (too = Subjective Complement)
5. Adjunct
Adjunct adalah kata yang menerangkan tentang object atau subject kalimat. Adjuct ini biasanya terdiri dari keterangan tambahan seperti keterangan waktu, tempat, dll.
  • I usually drink a cup of coffee in the morning.
  • She came here yesterday.
  • I go to school by bus.

Klasifikasi Kalimat
Berdasarkan penggunaannya, kalimat terbagi atas:
A.1 Declarative Sentence, yaitu kalimat berita/pernyataan, positif maupun negatif, benar maupun bohong.
  • We are happy.
  • She is not at home today
A.2 Interrogative Sentence, yaitu Kalimat Tanya.
Kalimat Tanya terbagi lagi atas:
A.2.1 Yes/No Question, yaitu pertanyaan yang jawabannya ya atau tidak.

Cara untuk membuat Yes/No Question adalah sbb:
Hitunglah jumlah kata kerjanya dulu.
John is a doctor. 1: is (be)
Jane drives a sports car. 1: drives
Joan played basketball last night. 1: played
Jan is eating her dinner. 2: is eating
June has rented an apartment. 2: has rented
Jen has been living there since 1969. 3: has been living
Jika kata kerjanya Cuma 1 (satu) pindahkan saja posisi kata kerjanya menjadi di depan.
Statement
Question
John is a doctor. Is John a doctor?
She can swim well. Can she swim well?
Jika kata kerjanya ada 2 (dua), Pindahkah saja kata kerja yang pertama menjadi di depan.
Statement
Question
Jan is eating dinner. Is Jan eating dinner?
June has rented an apartment. Has June rented an apartment?
Jen has been living here since 1969. Has Jen been living here since 1969?
Jika ada 1 kata kerja, namun kata kerjanya bukan to be, maka tempatkan DO, DOES, DID di awal kalimat dengan memperhatikan bentuk dan tenses dari kata kerjanya:
Contoh:
  • They live in that house = Do they live in that house?
  • Jane drives a car. = Does Jane drive a car?
  • Joan played basketball last night. = Did Joan play basketball?
Perhatikan perbedaan penggunaan have dalam American dan British English?

Statement
Question
You have a pet ferret. Have you a pet ferret? (British)

Do you have a pet ferret? (American)
A.2.2 Wh-Question mengajak pembicara untuk mengetahui lebih jauh tentang sebuah topic pembicaraan.
When?
Where?
Who?
Why?
How?
What?
Time
Place
Person
Reason
Manner
Object/Idea/Action
Ekspresi lainnya yang juga dipakai untuk mendapatkan informasi yang spesifik adalah:
Which (one)?
Whose?
Whom?
How much?
How many?
How long?
How often?
How far?
What kind (of)?
Choice of alternatives
Possession
Person (objective formal)
Price, amount (non-count)
Quantity (count)
Duration
Frequency
Distance
Description
Perhatikan contoh sederhana berikut ini:
Susie invites Alex to her party tonight.
  • Who invites Alex to her party tonight?
  • What does Susie do to Alex to her party tonight?
  • Whom does Susie invite to her party tonight?
  • Where does Susie invite Alex tonight?
  • When does Susie invite Alex to her party?
Perhatikan kelima contoh kalimat diatas!. Bahwa kita tidak menggunakan do, does, atau did setelah who. Sedangkan do, does, did dipakai untuk selainnya.
A.2.3 Embedded Question adalah pertanyaan yang ada di dalam suatu pernyataan lain.
Contoh pertanyaan seperti dalam Bahasa Indonesia adalah “saya tidak tahu apakah dia mau pergi atau tidak.”
Ada 2 cara untuk membentuk Embedded Question, yaitu:
  • Jika di dalam suatu pernyataan terdapat kalimat Tanya (8W 1 H), maka gunakan langsung kata Tanya tersebut.
  • Jika tidak terdapat kata Tanya, maka gunakan “whether” untuk menggantikan kata “apakah”.
Catatan:
Susunan kalimat setelah kata Tanya dan “whether” dalam Embedded Question harus kembali ke dalam susunan normal ( S + V + dll) dan tidak ada tanda tanya di akhir kalimat.
Contoh:
“Saya tidak tahu dimana Alex tinggal”
  • I do not know where Alex lives. (benar)
  • I do not know where does Alex live. (salah)
  • I do not know where Alex lives ? (salah)
  • I do not know where does Alex live? (salah)
“Ibu saya ingin tahu apakah kalian akan pergi besok.”
  • My mother wonders whether you will go tomorrow. (benar)
  • My mother wonders will you go tomorrow. (salah)
A.3 Imperative Sentence, yaitu Kalimat perintah yang mencakup kalimat permohonan, do’a dan sebagainya.
Bentuk kalimat ini subjek kalimatnya adalah “you”, namun dalam penulisan dan pengucapan selalu tidak disebutkan. Kemudian kata “please” biasanya ditambahkan di awal atau akhir kalimat. Namun kalau “please” diletakkan di akhir kalimat, maka didahului oleh “koma”. Selain itu, di akhir kalimat selalu ditambahkan “tanda seru” jika “please” ada di awal kalimat dan “tanda Tanya” jika “please” ada di akhir kalimat.
1. Positive Imperative
a. Diawali dengan kata kerja
  • Open the door, please?
  • Please pass me the sugar!
Perbedaan antara “please” di awal kalimat dengan di akhir kalimat adalah sebagai berikut:
  • Please” di awal kalimat berarti perintah, dan
  • Please” di akhir kalimat berarti sebuah permintaan.
b. Diawali dengan selain kata kerja
  • Be careful, please?
  • Please be patient!
2. Negative Imperative (Larangan)
a. Diawali dengan kata kerja
  • Please don’t spit on the floor!
  • Don’t smoke here, please?
b. Diawali dengan selain kata kerja
  • Don’t be lazy!
  • Don’t be late!
A.4 Exclamatory Sentence, yaitu Kalimat yang menyatakan seruan, terkejut, marah dll yang bersifat spontan.
Setidaknya ada 3 pola untuk membentuk kalimat seru ini, yaitu:
  • What + Noun (phrase) + Subject + Verb (untuk Nouns jamak dan tidak dapat dihitung)
  • What a + Noun (phrase) (untuk Nouns tunggal dan dapat dihitung)
  • How + Adjectives/Adverbs (phrase) + Subject + verb
Contoh:
  • What beautiful cars you have!
  • What a lovely girl she is!
  • How beautiful you are!
Exclamatory sentence dapat juga berupa ungkapan-ungkapan kata seru (interjection, yang akan dijelaskan di belakang)
Contoh:
  • God heaven!
  • May god bless you!
  • Thank God!

Berdasarkan Struktur kalimatnya, kalimat terbagi atas:
1. Simple Sentence (Kalimat Sederhana)
Yaitu kalimat yang memiliki 1 gagasan atau ide bicara saja. Artinya kalimat yang hanya terdiri dari 1 kata kerja utama saja.
Contoh:
  • A teacher teaches in front of the class
  • The students listen their teacher carefully
  • We can’t make him come early.
2. Compound Sentence (Kalimat Majemuk)
Yaitu kalimat yang terdiri dari 2 ide pembicaraan yang disatukan oleh kata sambung (Conjunctions). Kalimat ini terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat. Anak kalimat dimulai dengan kata sambung seperti and, but, because, when, while, for, since, dll.
Contoh:
  • Anne is diligent but her sister isn’t.
  • I will buy a car if my mother gives me the money today.
  • She can pass the exam because she studies hard.
Kalimat yang bercetak miring di atas adalah anak kalimat. Anak kalimat adalah apabila kalimat tersebut berdiri sendiri (tanpa induk kalimatnya), kalimat tersebut tidak dapat dimengerti maksudnya. (but her sister isn’t = tetapi kakaknya tidak). Pada kalimat tersebut, kita tidak mengerti begitu saja maksudnya tanpa induk kalimatnya.
3. Complex Sentence (Kalimat Sempurna)
Yaitu kalimat yang hampir sama dengan kalimat majemuk, namun bisa terdiri dari lebih dari 1 anak kalimat dan dihubungkan dengan kata penghubung (Relative Pronouns) seperti who, whom, whose, that, dan which.
Contoh:
  • The man who cuts my hair is my uncle.
  • I am waiting for the boy whom you are talking about.
  • The house of which door is brown is mine.
4. Compound-complex Sentence (Kalimat majemuk sempurna)
Yaitu kalimat yang merupakan gabungan dan kombinasi dari kedua kalimat di atas, yaitu kalimat yang terdiri dari 1 atau lebih induk kalimat dan 1 atau lebih anak kalimat.
Contoh:
  • I have just phoned Ted who had told you that he would come to your house tomorrow and asked him to bring his wife along.
  • Jack whose mother teaches you English wants to come to my house today although I have told him that I will not be at home today because I have had an appointment with anybody.
  • Even though I have studied hard every day, but I can’t pass the exam which is given to me.
Jika verb memiliki dua object, yang satu disebut direct object, dan yang satunya lagi disebut indirect object. Action dari verb tersebut terlebih dulu diterima oleh direct object, setelah itu barulah direct object tersebut diperuntukkan untuk indirect object.
Jane membuat secangkir teh untuk John.
Secangkir teh adalah direct object, sedangkan John adalah indirect object. Kalau kalimatnya diterjemahkan akan menjadi:
Jane fixed a cup of tea for John.
Jika indirect object diletakkan sebelum direct object, prepostion FOR atau TO tidak dibutuhkan.
Jane fixed John a cup of tea. (Jane membuatkan John secangkir teh).
Berikut adalah 2 pola penggunaan direct dan indirect object:
1. Subject + verb + indirect object + direct object
2. Subject + verb + direct object + TO/FOR + direct object

Penggunaan POLA 1.
Untuk menghindari timbulnya kesalahan dalam menggunakan preposition TO dan FOR, sebaiknya kita gunakan pola 1.
Contoh:
She gave John a birthday present.
My father has bought my sister a new laptop.

Namun demikian, jangan gunakan pola 1 :
1. Jika direct object berupa pronoun (him, her, it, dst). INCORRECT jika:
She gave John it.
My father has bought my sister it.
Dalam hal ini, gunakan pola 2.
She gave it to John.
My father has bought it for my sister.

2. Jika indirect object terlalu panjang (misalnya karena indirect object tersebut diterangkan oleh adjective clause). Jika indirect object yang panjang ini ditempatkan sebelum direct object (pola 1), kalimatnya menjadi tidak jelas dan lawan bicara (pembaca) akan bingung.
INCORRECT jika:
She gave John whom she loved very much a birthday present.
My father has bought my sister who is going to go to university next month a new laptop.

Dalam hal ini, gunakan pola 2.
She gave a birthday present to John whom she loved very much.
My father has bought a new laptop for my sister who is going to go to university next month.

Penggunaan POLA 2
Seperti terlihat di atas, pola 2 ini membutuhkan preposition TO atau FOR.
Berikut adalah verb yang indirect objectnya membutuhkan preposition TO:
give (memberikan), hand (menyerahkan), lend (meminjami), pass (melewatkan/mengoper), send (mengirim), show (menunjukkan), tell (menceritakan/memberitahu), write (menulis)
Contoh:
She gave John a birthday present.
All students handed their assignment to the teacher.
Robert will lend his car to me.
Alica has sent the letter to her long distance friend.
Please don't tell my secret to anybody else!

NOTE: Gunakan preposition TO jika ada makna bahwa direct object tersebut bergerak/berpindah ke arah indirect object.
Dan berikut ini adalah verb yang indirect objectnya membutuhkan preposition FOR:
buy, cut, get, make, pour (menuangkan/menumpahkan)
Contoh:
My father has bought a new laptop for my sister.
My mom cut a piece of cake for my little brother.
He got a bouquet of roses for her.

NOTE: Gunakan FOR jika terkandung makna bahwa indirect object mendapatkan benefit dari aksi verb tersebut.
Perkecualiannya ada pada verb: introduce (memperkenalkan), mention (menyebutkan).
I introduced my girlfriend to my parents. (Aku memperkenalkan pacarku kepada orangtuaku). INCORRECT jika I introduced my parents girlfriend.
Atau jika: I introduced my parents to my girlfriend. (Artinya berubah menjadi: Aku memperkenalkan orangtuaku kepada pacarku)
They mentioned their plan to me. INCORRECT jika They mentioned me their plan.
Untuk sementara ini dulu tanggapan dari saya. Thank you.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar