:
4 alasan mengapa Ngeblog masih lebih baik daripada Facebook-an

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!

LEARN ENGLISH MAKE FRIENDS !!!!!!!
..:: WELCOME TO THE R.I.A.N.N.A'S BLOG FOREVER ::.. ..:: HAVE A NICE BLOGGING ::.. ..:: THREE CHEERS FOR R.I.A.N.N.A S.O.U.L ::.. ..:: WHAT THE FUCK WITH YOU ::.. <<< THANKSGIVING >>>

Sabtu, 12 Maret 2011

4 alasan mengapa Ngeblog masih lebih baik daripada Facebook-an

Perdebatan seputar blog vs facebook bukanlah hal yang baru. Topik ini menjadi perhatian banyak orang ketika ada indikasi bahwa kemunculan Facebook telah menenggelamkan popularitas blog dan ngeblog. Bahkan bermunculan blogger dan kelompok yang menyeru untuk kembali kepada blog. Tulisan ini tidak akan mencoba membahas perseteruan Facebook vs Blog yang telah banyak dibahas, tetapi tulisan ini akan mencoba mengedepankan beberapa keutamaan yang menyebabkan mengapa ngeblog masih lebih baik daripada facebook-an. Tulisan ini sama sekali bukan seruan untuk berhenti Facebook-an. Setelah melihat keutamaan ngeblog kita akan mencoba mengambil jalan tengah bagaimana menggunakan Facebook untuk menunjang dan mendukung blog dan aktivitas ngeblog. Setidaknya ada 4 alasan mengapa ngeblog saat ini masih lebih baik dari Facebook-an:
1) Skala komunikasi

Setiap tulisan yang saya posting di blog ini tidak dimaksudkan sebagai sebuah komunikasi pribadi face-to-face seperti kiriman email. Setiap postingan saya disini dapat diakses oleh siapa saja yang menggunakan Internet. Facebook tidak ditujukan untuk menjadi media komunitas terbuka dan publik. Apa yang Anda tulis di facebook hanya akan sampai kepada sejumlah teman Anda, misalnya Anda memiliki 500 teman, maka tulisan Anda hanya akan sampai kepada maksimal 500 orang.

2) Aktivitas di Facebook berlebihan
Apa saja yang bisa dilakukan di Facebook? Pertama-tama Anda bisa menemukan siapa saja yang Anda tahu mulai dari anak-anak sampai nenek-nenek, Anda bisa tetap keep-in-touch melalui post dinding, pokes, atau pesan (yang sama saja dengan email), Anda bisa mengirim Ikan, bunga, atau tanaman kepada teman. Anda bisa mengirim hadiah, berpartisipasi dalam banyak aktivitas seperti mafia war, poker, food fights, pets, pirates, dll. Anda bisa ikut klub-klub yang bertujuan atau klub-klub yang non-sense. Anda bisa memeluk (hug) orang, bahkan Anda bisa memukul (hit) orang. Sekarang bisa chatting, Anda bisa membuat foto album dan membaginya dengan teman bahkan Anda bisa memposting video. Bahkan Anda bisa memiliki peliharaan manusia (human pet). Anda bisa menyuruh orang menebak mood Anda, bisa menghitung-mundur acara-acara penting, menceritakan teman apa yang Anda suka, dan lain-lain.
Yang saya maksudkan lihatlah hal-hal yang bisa Anda lakukan di Facebook, sangat berlebihan. Seolah-olah ada dunia tersendiri di sana. Ini tentunya akan menyita sebagian besar waktu Anda dan konsekuensinya banyak hal-hal penting dalam kehidupan “nyata” Anda yang terbengkalai. Sementara di blog, Anda memposting ide-ide dan membahasnya di kolom komentar, atau orang lain merespons di blog mereka sendiri. Interaksi lainnya terjadi via email dan IM, tidak sekompleks di Facebook.
3) Derajat Pertemanan
Selain teman yang memang sudah dikenal seperti rekan kerja, keluarga atau teman sekolah, apakah Anda benar-benar menjalin pertemanan dengan teman Anda di Facebook? Saya rasa tidak sampai ke sana, bahkan pertemanan itu hanya pertemanan yang semu. Bagaimana bisa terjadi keakraban sementara seseorang di-add sebagai teman hanya dengan melihat foto atau gambar avatarnya saja. Aktivitas pertemanan di FB seolah-olah hanya menambah jumlah orang yang berstatus teman dan setelah itu tidak follow-up. Bagaimana dengan blog? Setiap tulisan Anda di blog akan dibaca dan dikomentari oleh pengunjung. Disini terjadi komunikasi dua arah dan ini bisa berlanjut menjadi tali persahabatan bahkan secara tidak langsung membentuk ikatan bathin di antara sesama blogger. Lihat saja contoh seperti Pesta Blogger yang dihadiri ribuan blogger, sebuah tanda adanya keakraban dan solidaritas diantara mereka.
4) Kemampuan menulis
Rajin menulis di blog secara tidak langsung akan mengasah dan mengembangkan kemampuan menulis seseorang. Itu karena tulisan yang disajikan akan menjadi hidangan ribuan bahkan jutaan orang sehingga harus dituliskan dengan rinci dan jelas agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh pembaca dengan baik. Adapun di Facebook, memposting pesan-pesan singkat dan terkadang sangat singkat, bisa menurunkan kemampuan menulis seseorang, bahkan dapat mengancam kelestarian EYD :).
Lalu, haruskah saya berhenti Facebook-an karena ingin ngeblog?
Tentu saja tidak. Inilah yang saya maksud di awal tulisan ini, bagaimana kita menggunakan Facebook untuk menunjang dan mendukung blog dan aktivitas ngeblog kita, bukan justru sebaliknya. Banyak aplikasi dan fasilitas yang tersedia di Facebook untuk promosi blog. Yang paling bagus menurut saya adalah Networkedblog dan Fan Page. Kita bisa memanfaatkan kedua fasilitas untuk meningkatkan keterbacaan dan keterjangkauan tulisan-tulisan di blog kita lewat para pengguna Facebook. Dengan begitu, Facebook bukannya meredupkan popularitas blog tetapi justru mencerahkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar